Covid-19 tak hanya menyerang saluran pernapasan, tapi juga pembuluh darah. Sejumlah studi mendapati tanda-tanda Covid-19 masuk ke pembuluh darah.

Covid-19 dapat menyebabkan komplikasi pada aliran darah yang ditandai dengan sejumlah kondisi dan gejala.

Berikut tanda Covid-19 masuk ke pembuluh darah.

ini dikhawatirkan menghalangi aliran darah sehingga membuat pengiriman oksigen terhambat. Jika ini terjadi, maka dapat menyebabkan sel dan organ rusak karena kekurangan oksigen.

2. Trombosis

Covid-19 juga bisa menyebabkan trombosis vena dalam yakni penggumpalan darah pada satu atau lebih pembuluh darah vena dalam.

Dikutip dari Times of India, trombosis vena dalam bisa terjadi saat virus menyerang vena dan lapisan tungkai di kaki. Biasanya menyebabkan emboli atau penyumbatan di paha atau tungkai bawah.

3. Pembengkakan atau peradangan kulit yang tidak biasa

Virus yang masuk ke dalam darah dapat menyebabkan peradangan dan gumpalan darah di pembuluh darah yang terdapat di permukaan kulit.

Gumpalan itu dapat menyebabkan pembengkakan, lesi, dan benjolan di kulit.

4. Ruam dan perubahan warna di kulit

Sejumlah pasien Covid-19 juga mengalami ruam dan perubahan warna di kulit. Hal ini disebabkan karena virus menyebabkan kerusakan pada aliran darah dan berdampak pada kulit.

5. Kerusakan jantung

Covid-19 dapat menyebabkan kerusakan pada jantung dan paru-paru. Studi yang dipublikasikan di The Lancet Respiratory Medicine menunjukkan bahwa penggumpalan darah pada pasien Covid-19 dapat menyumbat paru-paru dan menyebabkan sejumlah gejala seperti sesak napas.

Penggumpalan darah juga dapat melemahkan dinding jantung sehingga menyebabkan aritmia, bahkan serangan jantung.

6. Kerusakan ginjal

Penelitian dari John Hopkins Medicine menunjukkan, pembekuan darah dan penyumbatan pembuluh darah di ginjal dapat meningkatkan risiko pasien gagal ginjal. Kondisi ini juga mempersulit dialisis.

Pembekuan darah juga membuat ginjal yang berfungsi menyaring darah bekerja ekstra sehingga rentan mengalami kerusakan.

7. Stroke

Covid-19 juga dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke pada pasien tanpa gejala, ringan, hingga berat. Peningkatan risiko ini juga bisa terjadi pada pasien yang sebelumnya tidak memiliki masalah pada jantung dan pembuluh darah.

Di sisi lain, hingga saat ini para ahli belum bisa memastikan tanda-tanda Covid-19 yang masuk ke dalam pembuluh darah secara pasti.

“Sebenarnya, belum ada tanda-tanda spesifik,” kata dokter spesialis paru Agus Dwi Susanto kepada CNNIndonesia.com, Kamis (25/2).

Pendapat yang sama juga diutarakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Sony Hilal. Sony menyebut tak semua pasien Covid-19 mengalami gejala-gejala terkait pembuluh darah.

“Masih misterius. Enggak selalu [alami gejala tersebut],” kata Sony kepada CNNIndonesia.com.

Agar kondisi-kondisi ini tidak terjadi, setiap orang disarankan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menjauhi kerumunan. Covid-19 saat ini juga bisa dicegah dengan pemberian vaksin.

Sumber :www.cnnindonesia.com